Shampo Pilihan Untuk Rambut Lepek

Sebenarnya kulit kepala saya termasuk normal, tidak terlalu berminyak seperti kebanyakan orang yang bermasalah dengan rambut lepek. Rambut saya juga cukup tebal, tapiiii… helaiannya tipis dan halus, belum lagi tekstur rambut yang lurus sekali. Saking lurusnya, saat rambut saya panjang, banyak orang bertanya apakah rambut saya hasil keriting papan. (Emm, keriting papan :P Ketahuan deh angkatan kapan!)

Jadi mungkin masalah utama rambut saya adalah kurangnya volume sehingga terlihat lepek. Bahkan guntingan rambut yang banyak layer pun tidak terlalu menolong untuk bisa membuat rambut saya lebih bervolume. Saya suka mengecat rambut bukan hanya untuk mencerahkan warna rambut, tapi saya suka tekstur rambut setelah dicat, agak keras, jadi ada volumenya. Banyak hal yang sudah saya coba untuk memberi volume pada rambut supaya tidak terlihat lepek, salah satunya adalah mencari sampo yang cocok.

Kalau lihat bagian sampo di supermarket atau drugstore, sampo yang paling banyak adalah untuk mengatasi rambut rusak/kering dan rontok, yang hasilnya akan membuat rambut lebih halus. Cukup sulit menemukan sampo untuk menambah volume, apalagi saya mempunyai kebiasaan keramas setiap hari. Tapi akhirnya saya menemukan 3 sampo yang cukup membantu kondisi rambut saya.

1. Volumea – Volumizing Shampoo dari Rene Furterer Paris (IDR 390,000)

“Add body and bounce while proving all day volume to fine, flat hair without stripping strands of their essential nutrients. From roots to ends, hair is perfectly detangled and regains an amplified but lightweight, long-lasting volume.”

Saya suka dengan kemasannya yang berbentuk tube, mudah dipakai sampai tetes terakhir, tembus pandang pula jadi terlihat jelas sisa sampo tinggal seberapa banyak. Wanginya segar, walaupun hampir tidak tercium. Walau dipakai tiap hari tidak menyebabkan kulit kepala terasa kering. Karena saya cuci rambut setiap malam sebelum tidur, saya selalu pakai hairdryer untuk mengeringkan. Setelah kering, rambut terasa lembut tapi bervolume.

2. Playcurl – volumizing shampoo dari Ouidad (USD 16)

“PlayCurl Volumizing Shampoo by Ouidad adds instant life and lift to flat, fine hair, while helping to create more defined, gorgeous frizz-free and easy to style curls. It’s nourishing blend of botanical extracts, wheat proteins, and hydrolyzed silk gently yet thoroughly cleanse while creating incredible volume. PlayCurl’s blend of Green Tea Extract, Aloe and Wheat Protein with volumizing polymers provide a gentle shampooing that livens limp curls and encourages curl formation. Leaves hair shiny and manageable, transforming your tresses into truly luscious locks!”


 

Ok, ini agak aneh memang. Ouidad ini spesialisasinya untuk rambut ikal, sedangkan rambut saya lurus. Saya beli ini di Sephora Singapura karena dititipi Hanzky untuk beli sampo merk Ouidad tapi jenis yang lain. Saat melihat ada ‘volumizing shampoo’, langsung saya ikut beli juga tanpa membaca lebih teliti. Tapi ternyata saya suka sekali dengan hasilnya.  Kemasannya kurang saya suka sebenarnya karena kalau sampo sudah mau habis, harus dibalik botolnya. Wanginya segar sekali, sayang rambut saya pendek, jadi seringkali saya harus menarik-narik rambut saya untuk mencium bau rambut saya saking suka dengan wanginya. Setelah kering dengan hairdryer rambut saya akan tampak mengembang tapi lembut dan tetap mudah diatur.

3. Pantene – Fullness & Life (IDR 24,900)

Restores shine and fullness to hair upon the loss of volume and natural gloss through constant damage. Augmented with Cassia Complex, which facilitates gentle cleansing and delivery of conditioning benefits.”


 

Sampo ini sangat mudah ditemukan dimana-mana. Saya beli sampo ini karena volumizing shampoo yang biasa saya pakai sedang habis stok dimana-mana dan belum ada yang bisa dititipi Playcurl dari Singapura. Ternyata volume yang dihasilkan paling bagus, tapi sayang, rambut terasa agak lebih keras dan sulit sekali diatur. Wanginya segar, tapi terlalu kuat dan sepanjang hari saya bisa mencium baunya.  Akan sangat cocok untuk orang yang rambutnya tipis sekali.

Pilihan pertama saya dari ketiga sampo di atas adalah Playcurl, sayang harus beli di Singapura dan seringkali keburu habis. Maka pilihan selanjutnya adalah Volumea, cukup mudah ditemukan di Indonesia, tapi harganya cukup mahal.  Pilhan terakhir baru deh yang Pantene.