Rambut dan Hijab: Kondisioner, Solusi Rambut Kering dan Patah

Hampir dua tahun mengenakan hijab, ada beberapa masalah rambut yang sering sekali saya alami. Mulai dari gatal, lepek, kering, hingga patah-patah. Dua kondisi terakhir adalah hal terparah yang bikin saya sebal dan putus asa. Dulu sebelum berhijab, saya memiliki rambut yang panjangnya mencapai pinggang. Beberapa kali rambut saya rontok dan patah, mungkin karena rambutnya sudah kepanjangan. Jadi, saya memotongnya hingga sebatas punggung. Tapi ternyata masih patah-patah juga. Tak lama kemudian, saya memutuskan untuk mengenakan hijab. Awalnya, tidak banyak masalah yang saya rasakan. Namun, setelah kurang lebih enam bulan mengenakan hijab, rambut saya kerap kali rontok, patah, dan kering. Entah, mungkin saya melakukan perawatan rambut yang kurang tepat.

Setelah setahun mengenakan hijab kebetulan saya masih kuliah, dan karena dulu sering banget bangun kesiangan, saya jadi tak punya waktu untuk mengeringkan rambut sebelum mengenakan hijab ke kampus. Akibatnya, rambut saya jadi makin rontok, patah, kaku, dan super kering. Well, ini memang salah saya sih karena menguncir rambut yang masih dalam keadaan basah. :(

Sebelum mengalami masalah rambut, saya tipikal orang yang amat sangat malas melakukan perawatan rambut, apapun jenis perawatannya. Tapi kalau mengingat keadaan rambut yang makin kering dan banyak yang patah, saya jadi mulai lebih perhatian deh dengan rambut. Yang tadinya tidak pernah menggunakan hair conditioner, sekarang setiap habis keramas, saya selalu menggunakan hair conditioner yang didiamkan selama kurang lebih satu menit, kemudian saya bilas hingga bersih. Simpel sekali ternyata solusinya ya? Tapi percaya deh ternyata banyak juga lho yang belum memakai conditioner karena merasa nggak perlu. Terkadang, saya juga suka pergi ke salon untuk creambath. Tapi, intensitas saya ke salon itu terbilang sangat jarang. Belum tentu sebulan sekali saya pergi ke salon. Maka dari itu, sebagai gantinya saya tak pernah absen menggunakan hair conditioner setelah keramas.

Nah, setelah beberapa bulan rutin menggunakan hair conditioner, perubahannya cukup terasa sekali, lho! Rambut rontok dan patah sudah berkurang, kulit kepala terasa lebih sejuk tanpa ketombe, serta terasa sangat lembut dan mudah diatur. Tipe rambut saya ini tergolong ke dalam jenis rambut kering. Tak mudah memang menemukan produk yang cocok. Tapi, beruntunglah saya menemukan produk perawatan rambut yang pas dan tepat! Anyway, produk ini dijual di pasaran dengan harga yang lumayan terjangkau. Pokoknya, sekarang saya senang karena rambut sudah nggak kaku lagi. Rontok dan patah pun juga semakin berkurang berkat rajin menggunakan hair conditioner sehabis keramas.

Belajar dari pengalaman sendiri, lama kelamaan saya mulai mengerti bagaimana cara merawat rambut. Nah, ini ada beberap kiat merawat rambut untuk yang memiliki masalah serupa dengan saya. Nggak ada salahnya lho dicoba!

  • Cuci rambut paling tidak dua hari sekali.
  • Bangunlah lebih awal jika ingin mencuci rambut di pagi hari. Hindari mengeringkan rambut menggunakan hair dryer. Gunakan kipas angin atau diamkan hingga kering dengan sendirinya. Hal ini memang cukup memakan waktu, makanya perlu bangun lebih awal agar tidak kesiangan.
  • Jangan pernah menguncir rambut dalam keadaan yang masih basah. Paling tidak, keringkan dengan handuk sampai cukup kering.
  • Jangan mengikat rambut terlalu kencang. Hal ini dapat menyebabkan rambut patah-patah.
  • Kalau lagi minim waktu untuk melakukan hair treatment di salon, belilah produk perawatan rambut yang bisa dilakukan sendiri di rumah.
  • Terakhir. Jika rambut sering rontok, gunakan sisir bergigi jarang agar rambut tidak semakin rontok atau patah.

Selamat mencoba! :D