JFW 2014: Moslem Designers at Indonesia Fashion Forward

Beberapa nama desainer muslim muda yang berbakat tergabung di Indonesia Fashion Forward menampilkan karya mereka pada gelaran Jakarta Fashion Week 2014 hari pertama. Indonesia Fashion Forward adalah wadah bagi desainer lokal memeragakan bakat serta kreativitas fashion dalam negeri dan meningkatkan kapasitas para pelaku industri fashion agar dapat  menembus pasar internasional.

Jenahara, terinsipirasi dari perjalanannya ke Mesir, Jehan memperkenalkan JENAHARA Black Label dengan mengusung tema Eastern Oppulance. Sesuai dengan signature style-nya, busana Jehan didominasi oleh warna hitam dan putih, dengan garis desain yang clean-cut serta tambahan aksesori berwarna gold dan silver di bagian pundak dan dada. Koleksi kali ini menampilkan terusan panjang berbahan sifon silk yang dipadukan dengan print jaket lengkap dengan payet-payet untuk memberi kesan glamour.

Dian Pelangi, desainer yang terkenal dengan kain jumputan modifikasinya, kini hadir dengan batik yang ia desain sendiri yang ia sebut “Pop Batik”. Mengusung tema Pop, Dian mengaplikasikan palet warna kromatik yang cerah seperti shocking pink, orange, hijau, merah, biru dan ungu dengan warna hitam-putih dalam bentuk rok-rok lebar, celana palazzo, atasan dan coat ala tahun 60’an. Dian juga menggabungkan kain tenun Palembang dan sifon ditambah payet bermotif besar  dalam satu setelan busana panjang. Dipadukan dengan hijab yang sederhana dari bahan silk, Dian membuat batik yang versatile dan nyaman dikenakan.

Nur Zahra, hadir dalam busana serba panjang dan longgar,  Windri Dhari sang kreator membuat rancangan yang simple tapi tetap modern.  Dalam koleksinya kali ini, Nur Zahra menampilkan busana ready-to-wear seperti loose blouse, jas panjang, blazer dan celana panjang yang semuanya bercorak khas “shibori” dan batik. Scarf bermotif senada dari bahan sutra yang ringan menutup tampilan yang bernuansa earthy ini.

Tonton video di bawah ini untuk melihat koleksi tiga desainer tersebut :)