JFW 2013: Warna-Warni Kebaya Anne Avantie

Anne Avantie is beyond kebaya. Oleh sebuah brand yang menjadi sponsor utama show ‘Puspawarni’ Anne Avantie pada Jakarta Fashion Week 2013, ia disejajarkan dengan beberapa tokoh sejarah wanita Indonesia yang menginspirasi. Kebaya adalah sarananya. Kebaya adalah wujud kecintaannya, sebuah karya yang dihasilkan secara nyata. Sesungguhnya, konsistensinyalah yang memberi inspirasi terbesar pada kita, pada banyak wanita Indonesia.

Anne Avantie percaya bahwa kebaya adalah salah satu identitas dan kebanggaan wanita Indonesia. Bukan dengan menerjemahkan secara harfiah, bagaimana bentuk dan batasan kebaya sebenarnya. Namun berpegang teguh dan yakin bahwa ‘kebaya adalah Indonesia’, dan menghidupkannya. Maka sejauh apa pun penerjemahan seorang desainer mengenai kebaya, ia tidak akan salah, bila sudah berpegang pada jiwa tersebut. Karena ia percaya bahwa desain adalah sesuatu yang bebas, dan membebaskan. Perjuangan dan kecintaannya terhadap kebaya membuat karyanya jadi sangat bernyawa.

Puspawarni sendiri berarti bunga yang berwarna-warni. Terinspirasi dari sosok-sosok wanita Indonesia dari zaman dahulu hingga kini, yang mengharumkan nama bangsa. Sangat mencerminkan suasana fashion show yang berwarna-warni glamor, dengan keanggunan khas kebaya. Tetap dengan siluet  kebaya yang memeluk tubuh, berpadu luwes dengan paduan kain ala jarik tradisional, rok batik bervolume maksimal, hingga tutu skirt.

Suatu kebanggaan tersendiri menggunakan karya Anne Avantie, sepertinya inilah yang membuat show kali ini dipenuhi banyak sekali artis, selebritas, dan model senior, yang memeragakan koleksinya di atas catwalk. Sequence yang sangat menarik, adalah model-model senior yang mengenakan kebaya sederhana ala tahun 60-an, dengan background suasana era Presiden Soekarno.

 

Rasanya ingin memasukkan semua foto disini, semoga beberapa yang pilihan berikut bisa mewakili :)

 

The gorgoeus Dian Sastro menjadi model terakhir yang menjadi penutup fashion show

Di balik karya-karyanya yang exquisite, detail, dan mewah, konsep yang dipegang Anne sangat sederhana. Bahwa ia ingin mempercantik wanita Indonesia dengan kebaya. Sesederhana hari-harinya yang masih dilalui sebagai seorang ibu rumah tangga biasa yang tinggal di Semarang, mengurus cucu, memasak dan mengurus rumah tangga.

Anne Avantie sungguh dicintai dan mendapat tempat yang istimewa di hati Indonesia. Sambutan tulus dan luar biasa membanjiri sang desainer selama dan sesaat setelah show berakhir. Saya pun menyadari sungguh banyak dimensi dari seorang Anne Avantie yang membuatnya sangat menginspirasi. Ketulusan dalam setiap karyanya, kesederhanaan dalam memaknai hidup, kecintaannya terhadap budaya Indonesia, dan kepedulian dengan sesama di sekitar tempat tinggalnya.