Pilihan Muslim Fashion untuk Mahasiswa

Any undergraduate student in the house?

Untuk saya, kunjungan terakhir saya ke kampus adalah minggu lalu, saat saya menyelesaikan sidang akhir dan lulus! Yay, tinggal menunggu wisuda! Haha bercanda … sebenarnya itu adalah skenario bertahun-tahun lalu.

Saat mengunjungi sebuah kampus, dan bertemu dengan komunitas hijabersnya di sana, mau tidak mau terbayang kembali situasi yang sama beberapa tahun lalu, dan senyum-senyum sendiri melihat perbedaannya. Benar-benar jomplang!

Dulu, pakaian andalan saya ke kampus adalah tunik kaos, dengan rok katun gelap. Kerudung polos disemat depan,atau jilbab panjang instan dengan dalaman. Yang lain pun demikian, sehingga terlihat homogen. Tidak terlalu berwarna-warni. Hmm, sekarang? You name it! Bila ada 100 mahasiswa berhijab, maka style hijabnya pun ada 100! Tidak ada yang sama. Tabrak warna, permainan motif, everything come with a twist! (Terkadang, saya sampai lupa sedang berhadapan dengan mahasiswa!)

The thing is, sebagai mahasiswa itu pasti punya karakteristik tertentu kan? Nature-nya, mahasiswa dengan segala aktivitasnya yang bersentral pada studi dan kuliah, pakaian yang dikenakan juga idealnya lebih mengutamakan fungsionalitas, dan menggambarkan kreativitas sebanyak-banyaknya sebagai seorang mahasiswa. Di sisi lain, mahasiswa gitu, lho, apalagi isunya kalau bukan ‘uang saku’ yang terbatas :D

Brand baju muslim yang berkembang sekarang di Indonesia, mulai dari established brand, sampai label yang bermunculan setelah adanya Hijabers Community, sebagian besar menyasar kaum urban perkotaan, dengan harga yang cukup tinggi. Bagi mahasiswa, (tentu saja apabila saya mengaca pada diri sendiri, dulu) kisaran harga tersebut tentu saja berat. Selain itu, untuk busana muslim, belum banyak pihak yang membidik pasar mahasiswa, dan menjadi ‘inspirasi’ bagi gaya remaja dan mahasiswa.

Dalam benak saya, being a student, adalah masa-masa di mana kita merayakan masa muda, yang bebas dan penuh dinamika. Peduli pada penampilan, namun tidak perlu dress-up. Tak perlu hirau dengan tren fashion, tapi punya karakter sebagai pelajar/mahasiswa. Cuek, namun tetap menarik dilihat. Tentu saja interpretasinya tidak harus seperti itu.

Brand Look Up, adalah salah satu label busana muslim yang memahami hal ini. Dengan pangsa pasar remaja akhir mulai usia 17-18 tahun, Look Up menawarkan koleksi yang ringan, casual, muda, dan berwarna-warni. Material yang digunakan adalah katun dan kaos kasual, seperti yang ditampilkan dalam kolaborasi fashion show bertema ‘Breakthrough’, dalam rangkaian UIN Fashion Fair, pekan lalu.

 

 

 

 

 

 

 

Hmm, rasanya jadi ingin mengulang kembali masa-masa kuliah. So, you who are still there, enjoy yourself, don’t look mature too soon :)