Pesta Blogger 08 – Blogging for Society


Para blogger tanah air, pada hari Sabtu, 22 November 2008 kemarin, mengadakan perhelatan akbar tahunannya yang kedua, yaitu Pesta Blogger 08. Jika melihat ke belakang, Pesta Blogger yang pertama, blog FashioneseDaily, mendapatkan penghargaan yang membanggakan sebagai blog favorit kategori Woman Issues. Tentu saja, hal ini tidak terlepas dari dukungan member forum FD tercinta.

Pada tahun ini, Pesta Blogger 08, mengambil tema Blogging for Society. Maksudnya adalah, bahwa kegiatan blogging diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap lingkungan sekitar tempat blogger berada.  Blog, pada saat ini telah dianggap sebagai media yang serius. Media yang pada awalnya hanyalah alat untuk mengekspresikan diri oleh individu, telah berkembang menjadi sarana yang mampu mempengaruhi daya beli konsumen. Seperti yang saya kutip ketika mengikuti sesi workshop Blog your Brand yang dibawakan oleh Nukman Luthfie, bahwa blog saat ini mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli.

Ada tiga inovasi baru yang dilakukan oleh Pesta Blogger 08, menurut Wicaksono, ketua Pesta Blogger 08, yaitu:

  1. Kontes Foto, acara kontes foto ini telah dibuka beberapa minggu sebelum perhelatan Pesta Blogger, dan pemenangnya diumumkan pada saat Pesta Blogger 08.
  2. Bloggership, ini adalah beasiswa untuk para blogger, yang disponsori oleh Microcoft. Untuk detail acara ini silahkan klik di sini.
  3. Penghargaan untuk komunitas blogger, yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata kepada lingkungan sekitarnya. Untuk tahun ini, penghargaan diraih oleh Bali Blogger Community dan Cah Andong, komunitas blogger di Yogyakarta.

keluarga blogger: Nittaya, Enda, Gaga, Ruth, Edratna (blogger link:http:/edratna.wordpress.com ) & putrinya Narpen

Acara yang berlangsung sejak pukul 10 pagi dan berakhir hingga sekitar pukul 7 malam ini, sarat berisi informasi menarik dan bermanfaat. Sangat melelahkan memang, memngikuti kegiatan marathon yang serius, terutama untuk orang yang tidak pernah serius seperti saya, namun sama sekali saya tidak merasa rugi telah menghabiskan waktu seharian berada di dalam gedung BPPT. Selain bertemu beberapa rekan forum FD, ada Novnov, Thomas “FD opisboy”, Lala, Cheeky_One dan Nittaya, saya juga mendapatkan banyak masukan baru.

Novi & ruth, succesfull FD meet up, novnov from Jambi

Dimulai dengan kata sambutan dari ketua Pesta Blogger 08, yaitu Wicaksono alias Ndoro Kakung, kemudian berturut-turut sambutan dari Menkominfo, Menparbud dan Menristek. Meski yang datang hanya Menristek Kusmayadi, masing-masing kementrian, mengirimkan wakilnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow pertama yang dipandu oleh Bapak Blogger, Enda Nasution. Sesi pertama ini mengangkat tema Pesta Blogger 08, yaitu blogging for Society sebagai pokok bahasan. Pada intinya, semua narasumber yaitu Menristek, Oxfam, Tunas Cendekia, Komunitas Angin Mamiri, dan Pesantren Darrunnajah, menyatakan bahwa, Blogging for Society itu memang masuk akal. Sebagai media yang tidak dibatasi oleh aturan jurnalistik, blog bersifat informal, serta sukarela. Maka, blog yang tadinya bersifat individual telah berkembang menjadi media alternatif yang mempengaruhi lingkungan di sekitar blogger. Baik hanya dalam dunia maya yang berdampak pada kehidupan nyata. Dengan adanya kegiatan kopdar dari komunitas blogger, yang kemudian berlanjut pada aksi sosial atau kegiatan lain yang bersifat positif.

 Sesi talkshow kedua, dengan moderator masih sang Bapak Blogger, narasumbernya adalah lima blogger asing yang diundang untuk perhelatan Pesta Blogger 08. Mereka adalah, Jeff Ooi, dari Malaysia yang selain sebagai blogger, ia juga merupakan anggota Parlemen Malaysia. Mr. Brown, blogger dari Singapura, Antonio Bianco, seorang blogger dari Australia, Mike dari Filipina, dan Mark, blogger asal Amerika. Mereka berlima, telah datang sejak seminggu sebelum acara digelar di Jakarta dan dibawa berkeliling Bali dan Yogyakarta, untuk melakukan report dari tempat-tempat yang telah mereka kunjungi. Dalam sesi ini, kelimanya menyampaikan kesan mereka selama mengikuti blogging tour, juga memberikan kritikan yang membangun kepada para blogger. Secara garis besar, mereka mendorong para blogger, untuk setidaknya memberikan informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai pariwisata Indonesia, sebab mereka semua terkagum-kagum akan keindahan alam Indonesia dan keragaman budaya. Mereka menganggap, soal belum banyaknya turis yang datang ke Indonesia karena kurangnya pemasaran yang bagus dari pihak yang berwenang. Mike, blogger dari Filipina, mengatakan, “If you depend on government, you will not going anywhere. This is not because I am against your government, but I’ve seen that many countries are also like this, so it all have to start from us”. Ia juga menambahkan, bahwa penting untuk menggunakan bahasa Inggris untuk blog pariwisata seperti itu.

tje2p di depan banner, yg penting nampang

Setelah jam makan siang, acara dilanjutkan dengan sesi workshop paralel yang mengambil beberapa tema. Saya mengikuti sesi yang dipandu oleh Nukman Lutfie, seorang pakar online marketing dengan tema Blog your Brand. Laporan lengkap mengenai sesi ini, jika memungkinkan, akan saya sampaikan lebih lengkap di lain waktu. Secara garis besar, berikut ini adalah rangkuman sesi-sesi workshop dalam Pesta Blogger 08:

  1. Kreatifitas dalam blogging, intinya agar blog laris manis dikunjungi buatlah berbdeda dengan blog yang lain. Jadi diri sendiri dan menulis sesuai dengan karakter.
  2. Kebebasan berekspresi dan etika blogging. Dalam hal ini, blogger dapat dijerat dengan pasal hokum. Jika terjadi seperti demikian, diharapkan adanya dukungan dari blogger yang lain, mungkin hanya pernyataan sikap, namun itu juga telah merupakan suatu bentuk dukungan yang nyata.
  3. Marketing blogging. Ada dua hal besar yang disampaikan yaitu:-
    1. Seorang pebisnis yang blogging untuk menaikan omzet
    2. Blog untuk mempengaruhi konsumen.
  4. Politik blogging. Dengan pembicara tamu, Jeff Ooi yang juga anggota parlemen Malaysia ini, menyampaikan informasi bahwa rata-rata politisi di Malaysia, terlebih dari partai oposisi, mempunyai blog untuk mengkomunikasikan aspirasinya. Mr. Brown dari Singapura, menyampaikan bahwa di Singapura, tidak sebebas di Indonesia, mereka harus menyampaikan aspirasi politiknya dengan humor. Sedangkan di Indonesia sendiri, yang kebebasan berekspresinya sudah berkembang demikian jauh, justru malah sepi dari blog bernuansa politik. Kebanyakan blog, lebih bersifat private dan sekedar untuk bersenang-senang. Saya sendiri menganggap, mungkin masyarakat kita sudah apriori untuk urusan politik.
  5. New to blogging. Ini merupakan acara sharing bari para blogger baru dengan blogger senior. Bagaimana mengambil ide untuk tulisan dan merawat blog.
  6. Tourism, Travel & Food Blogging. Topik ini adalah sesuatu yang bersifat abstrak. Sehingga dalam sesi ini banyak dibagikan hal-hal esensial apa yang perlu ditulis untuk menyampaikan informasi yang benar kepada pembaca.
  7. Photo blogging. Sesi yang dipandu oleh para senior fotografer ini, banyak berbagi informasi sekitar dunia fotografi.
  8. Hak cipta dan kekayaan intelektual. Pada intinya dalam HAKI, melekat dua hal yaitu, hak ekonomi dan hak moral. Dalam ranah internet, dunia informasi tanpa batas, hasil karya sangat mudah untuk digandakan sehingga menciptakan kebingungan mngenai orisinilitas karya. Dalam hal ini, ada blogger yang permisif, yang mempersilahkan siapa saja untuk mengambil hasil karyanya asal tidak digunakan untuk mengambil keuntungan ekonomi, namun ada juga blogger yang semi permisif yaitu mempersilahkan hasil karyanya dikutip namun tetap mencantumkan sumbernya. Jika aturan yang ditetapkan oleh pemilik hasil karya dilanggar, hal tersebut dapat diajukan ke pengadilan dengan gugatan perdata. Selain itu, cara lain yang lebih efektif adalah dengan sanksi moral.

 

Pesta Blogger 08, ditutup dengan pesta doorprize, dengan hadiah yang mencengangkan dari sponsor. Sayangnya, saya tak mendapat satupun hadiah dari ratusan hadiah yang dibagikan, doa saya kurang manjur hari itu J. Namun meski demikian, saya tetap merasa mendapatkan banyak manfaat dari Pesta Blogger 08. Salut kepada para panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan Pesta Blogger 08.

Sampai jumpa di Pesta Blogger 2009, semoga tahun depan ada tema mengenai Fashion Blogging, sehingga paling tidak, ada perwakilan dari FD yang akan berbicara di forum.

Sukses blogger Indonesia, let’s blogging and contribute for our society.

Foto diambil dari flickrnya PB08, ada kiriman juga dari edratna.wordpress.com